What an absurd Song!!!

Lagu adalah buah karya manusia yang sangat mengagumkan. Manusia mengumpulkan bunyi-bunyian dari yang rendah sampai yang tinggi untuk kemudian disusun menjadi sebuah harmoni. Not-not itu seakan-akan bahu membahu merealisasikan ide yang ada dalam otak kreatif manusia. Sinergi antara nada yang tersusun, ritme, dan melodi menjadi teladan yang baik untuk mengesampingkan keegoisan masing-masing. Dengan kerjasama yang baik tanpa memunculkan sifat “hebat sendiri” akan menciptakan suara yang memanjakan telinga dan seisinya.

Untuk menciptakan sebuah lagu yang tidak asbun (asal bunyi) memang bukan hal yang mudah bray. Jiwa seni yang ada pada setiap diri manusia perlu dialirkan. Tambahan suatu pengoptimalan permainan rasa yang eksklusif ada pada diri manusia tentunya hal yang menjadi pedoman. Sulit memang, namun percayalah itu tak lebih sulit dibandingkan saat anda disuruh mencari ketombe yang ada di seekor kutu yang bermukim di rimbunnya rambut edi brokoli.

Latar belakang penciptaan lagu berbeda-beda dengan pilihan rasa yang beragam. Tak jarang seorang menciptakan lagu berasaskan pengalaman hidupnya. Ketika jatuh cinta, seseorang akan menuangkan perasaan itu ke dalam lagu. Menyanyikannya sepanjang jalan yang ia lalui. Liriknya dijadikan sebagai status FB dengan mentag si doi. Mention si doi di twitter dengan syair2 lagunya. Saat galau menyerang, dengan baju yang basah kuyup akibat guyuran penuh keputusasaan di kamar mandi, tak mustahil lagu juga akan tercipta. Dengan penghayatan yang tak dibuat-buat ia menyanyikannya dengan suara lirih yang begitu mengenaskan. Sungguh galau yang kreatif dan produktif. Namun yang ane lihat sekarang pencipta lagu di Indonesia sebagian besar berasaskan UUD , ya…Ujung-Ujungnya Duit. 😀

Berbagai latar belakang penciptaan itu tentunya menghasilkan lagu dengan makna yang berbeda-beda. Si pencipta lagu tentunya menyisipkan suatu makna yang ingin disampaikan kepada orang lain dibalik indahnya suatu lagu. Ini merupakan media bagi si pencipta untuk mengungkapkan segala yang ada di hatinya.

Beberapa lagu ada yang bisa dipahami dengan mudah maknanya. Tak perlu membaca liriknya dengan seksama. Hanya mendengar sekilas saja orang akan tahu apa yang ingin di sampaikan si pencipta lagu. Namun ada beberapa lagu yang sangat sulit untuk dipahami. Kemana maunya si pencipta tidak mudah ditebak. Kejanggalan lirik-lirik yang ada di dalamnya merupakan faktor utama yang menyebabkannya.

Pernah denger lagu OST Crayon Shinchan?yang versi indonesia yang pertama itu lho.

shinchan

Pasti lagu itu tak asing lagi di telinga anda. Bagaimana bisa asing, orang tiap minggu nongol di TV. Itu dulu deng gak tau sekarang. Kalau anda asing berarti anda bukan WNI. Jangan2 anda adalah turis yang lagi liburan di Indonesia ya? terus karena uang habis gak bisa balik ke negara asal anda ya?  Dengan bermodal nama dan muka bule yang dimiliki, anda menjadi pemain bola di Indonesia demi menyambung hidup anda. Wah pantesan gak ngerti lagu sinchan. Gak asik ah…

Lagu sinchan itu menurut ane adalah lagu yang fenomenal. Lagu itu akrab di telinga para penggemarnya tak hanya di kalangan anak-anak, orang dewasa pun gemar menyanyikan lagu ini. Pertama kali denger memang easy listening ini lagu. Dengan aroma kejepang-jepangan, lagu ini berhasil menjadi daftar lagu yang dinyanyikan saat ada di kamar mandi.

Awalnya ane sangat menikmati lagu ini. Setelah ane dengerin lagu itu dengan cara seksama ternyata ada banyak kejanggalan yang terkandung di dalamnya. Ane baca liriknya perlahan. Wah bener-bener absurd ini lagu. Keanehan lirik lagu ini membuat ane penasaran sebenernya kemana arah lagu ini dan apa maunya si pencipta lagu ini.

Mari simak lirik lagu ini dan kejanggalan demi kejanggalan yang terkandung di dalamnya:

Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asyik
Oh senangnya aku senang sekali

Dari penggalan lirik di atas si pencipta ingin menggambarkan suasana hati yang begitu gembira. Mungkin karena pertama kalinya pergi ke kota, ia merasa sangat senang ketika dapat menikmati keramaian yang ada di kota. Kebahagiaan ini belum pernah dirasakan selama ia tinggal di desa yang sangat terpencil di sana.

Ia mengatakan bahwa seluruh kota merupakan tempat bermain yang asik. Gimana dengan Jakarta saat banjir?saat macet?apakah menyenangkan?Ane rasa tidak. Dia mungkin akan mengganti kata “seluruh” dengan “sebagian” setelah melihat kenyataan itu.

Pindah ke bait berikutnya:
Kalau begini akupun jadi sibuk
Berusaha mengejar-ngejar dia

Matahari menyinari semua perasaan cinta
Tapi mengapa hanya aku yang dimarahi

Hipotesis awal ane, si pencipta datang ke kota untuk mencari seseorang yang sudah lama ia cintai. Ia rela mengorbankan waktunya untuk mengejar-ngejar dia sampai ke ujung dunia sekalipun. Perasaan cinta yang ada di hatinya begitu sangat kuat. Namun yang janggal adalah baris terakhir dari bait itu. Sama sekali tak nyambung dengan lirik sebelumnya. Ane menduga bahwa ia pergi tanpa sepengetahuan orang tuanya. Orang tuanya sangat marah ketika mengetahui itu semua.

Kenapa hanya hanya dia yang dimarahi?

Status sebagai anak tiri adalah alasan terkuat untuk bisa menjawab pertanyaan.

Kita analisis bait berikutnya:
Di musim panas merupakan hari bermain gembira
Sang gajah terkena flu pilek tiada henti-hentinya
Sang beruang tidur dan tak ada yang berani ganggu dia
Oh sibuknya aku sibuk sekali

Di sini jelas digambarkan bahwa ia sedang berada di suasana libur musim panas yang baru tiba. Ada banyak kegembiraan yang tersimpan dalam masa liburan itu. Kejanggalan lirik sangat terlihat ketika ane baca baris berikutnya. Ini lagu arahnya mau kemana sebenernya?Tiba-tiba ada gajah yang terserang flu dan beruang yang lagi tidur. Ane baru tau gajah bisa pilek juga ya? gak kebayang bagaimana gajah bersin-bersin. Pasti suaranya akan sangat aneh dan berisik. Belum lagi membayangkan hidungnya bray. Dengan hidung sepanjang itu, pasti upil yang akan diproduksi juga panjang dong. hahaha 😀

Menurut sepengetahuan ane flu itu ada saat cuaca buruk saat kondisi badan tidak fit, misalnya di musim hujan. Tapi ini kenapa di musim panas flu bisa menyerang ya? sepertinya agak aneh. Ane gak tahu persis sih bagaimana siklus flu yang menyerang hewan. Apakah bisa menyerang di musim panas? Lebih baik tanya ke dokter hewan deh.

Dengan kesibukan yang begitu banyak memang si gajah rentan terhadap serangan penyakit. Pekerjaan yang menumpuk di kantornya yang berlokasi di kebun binatang begitu menguras tenaga dan pikiran. Belum lagi kontrak jadi model iklan dari berbagai produk terus berdatangan. Berbagai iklan telah ia bintangi. Beberapa yang populer adalah Sarung cap gajah duduk dan minyak kayu putih cap gajah.

gajah dudukcap gajah

Ane berpikir lagi kenapa ada si gajah dan si beruang di lagu itu. Hanya ada dua kemungkinan lokasi TKP di sini. Kedua hewan itu berada di hutan belantara atau di kebun binatang. Namun ane lebih cenderung menduga mereka berdua berada di sebuah kebun binatang. Dengan mengaitkannya dengan suasana liburan dan suasana kota yang di sebutkan di awal lagu, sangat mungkin kebun binatanglah seting tempat dari lagu ini. yap, ketemu…

Dari berbagai dugaan yang ane ungkapkan tadi, bisa ane tarik kesimpulan sebagai berikut:
si pencipta lagu adalah seorang yang bekerja di sebuah kebun binatang di suatu kota. Sehari-harinya ia sibuk mengurusi hewan-hewan yang ada di dalamnya. Statusnya sebagai anak tiri tak menghalanginya untuk semangat bekerja. Ia menumpahkan semua perasaannya lewat lagu ini. Perasaan senang ada ketika musim liburan tiba. Kenapa? ya karena banyak pengunjung yang dateng ke kebun binatang. Otomatis tiket yang terjual lebih banyak dari hari biasa dan itu sangat berdampak positif pada kesejahteraan hidupnya. Meski harus mengalami kesibukan yang luar biasa, tenaga yang ia keluarkan untuk merawat hewan-hewan akan bermanfaat bagi pengunjung semua. Itu semata-mata untuk membuat orang lain bahagia.

Sekian hipotesis ane.
Terima kasih 😀

Advertisements

4 thoughts on “What an absurd Song!!!

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s