Pengoptimalan Fungsi Toilet

Toilet merupakan suatu ruangan yang didesain khusus lengkap dengan kloset, persediaan air dan segala pernak-pernik yang ada di dalamnya. Ruangan ini dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan manusia dalam rangka membuang hajat sehari-hari. Penggunaan toilet ditujukan bagi seluruh umat manusia tanpa membedakan umur, suku, agama, ras, dan antargolongan. Siapa saja boleh menggunakannya dengan bijaksana.

Keberadaan toilet sangat diwajibkan di setiap rumah, kantor, fasilitas umum dan berbagai tempat yang memungkinkan. Eksistensinya begitu vital bagi kehidupan manusia di dunia ini. Setiap hari tempat ini selalu dikunjungi orang-orang yang ingin menunjukkan keikhlasannya merelakan sesuatu. Tak jarang tempat ini menjadi rebutan banyak orang. Mereka rela antre bermenit-menit dengan cucuran keringat di tubuhnya untuk dapat masuk ke tempat ini.

Berdasarkan lokasinya, toilet dapat diklasifikasikan menjadi dua, Toilet indoor dan toilet outdoor.

  • Toilet Indoor

Yaitu toilet yang lokasinya berada di dalam sebuah bangunan/ruangan. Toilet ini biasa kita jumpai di rumah, kantor, hotel, atau mall. Di dalam toilet ini terdapat berbagai fasilitas diantaranya WC(biasanya duduk/jongkok), urinoir/tempat buang air kecil(jika ada), Wastafel (jika ada), dan persediaan air (harus ada) serta segala logistik yang menunjang. Dalam membuat toilet jenis ini, diperlukan sebuah rancangan yang mengutamakan kebersihan, kesehatan dan kenyamanan manusia.

toilet indoor

  • Toilet Outdoor

Yaitu toilet yang berada di luar ruangan. Toilet ini banyak kita jumpai di pinggir-pinggir sungai. Kerangka yang menyusun toilet ini biasanya terbuat dari bambu. Toilet ini biasanya dibuat untuk mengakomodasi kebutuhan buang hajat para penduduk yang belum bisa membangun toilet indoor. Jadi toilet ini digunakan untuk kepentingan umum. Pembangunan toilet ini menggunakan konsep back to nature yang berusaha menciptakan kenyamanan bagi penggunanya dengan memaksimalkan udara segar dari alam. Namun keberadaannya tidak dianjurkan, karena bisa menimbulkan pencemaran udara dan air serta tak ramah lingkungan.

toilet outdoor

Menjamurnya keberadaan toilet sekarang memang tak dapat dipungkiri seiring dengan aktivitas manusia yang begitu banyak. Toilet harus selalu tersedia saat manusia membutuhkannya dimanapun itu. Di dalam bis misalnya, anda yang memilih menempuh perjalanan jauh dengan transportasi darat ini tentunya harus mengambil resiko termasuk ketika harus menahan buang air kecil di dalam bis. Anda harus meminta sopir singgah ke SPBU terdekat hanya untuk buang air kecil.

Itu dulu sebelum ada toilet dalam bis. Kini toilet sudah hadir di dalam bis dengan kemasan menarik. Anda yang gemar traveling dengan bis tidak perlu was-was. Itu adalah sebuah inovasi yang sangat cemerlang. Namun belum semua bis memiliki toilet. Biasanya hanya bis yang melayani perjalanan jauh yang dilengkapi dengan fasilitas toilet.

Toilet hadir di nusantara dengan berbagai pilihan tarif yang telah ditentukan. Tarif ini biasanya berlaku di tempat-tempat umum, seperti terminal bis, mall, SPBU, tempat wisata, dsb. Tarif yang ditentukan bervariasi tergantung si penjaga toilet. Yang sering ane jumpai di terminal sih untuk buang air kecil dan air besar dikenai Rp1000,-. Kalo kepengen mandi bayar Rp2000,-. Itu toilet apa kamar mandi bray?kok pake mandi segala di toilet. Biaya yang anda keluarkan itu itung-itung buat ganti jasa bersih-bersih toilet lah.

Bagi anda yang beralasan tak punya uang receh, mungkin bisa memilih mushola atau masjid di pinggir jalan. Di sana fasilitas toilet Insya Allah masih gratis. Tapi jangan cuma numpang buang air doang di sana bray. Masjid itu dibuat sebagai tempat ibadah. Fasilitas toilet yang ada di sana itu dibuat untuk menunjang kenyamanan dalam beribadah. Jadi jangan hanya mampir buang hajat saja, sementara anda belum melaksanakan kewajiban anda sebagai makhlukNya yaitu beribadah.

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, manusia dituntut kreatif dalam melakukan sesuatu. Kekreatifan otak manusia itu sangat terlihat saat orang membuat toilet lebih berfungsi optimal dari hanya sekedar tempat buang hajat. Mereka membuat berbagai macam inovasi yang berusaha mengoptimalkan fungsi toilet. Daya kreasi yang ada dimanfaatkan dengan baik walau terkadang tidak bisa diterima akal sehat.

Berikut ini ane sajikan beberapa fakta yang ada di masyarakat terkait dengan pengoptimalan fungsi toilet yang berangkat dari daya kreasi manusia. Fakta di bawah ini mencoba meyakinkan bahwa toilet menjadi tempat yang lebih bernilai, tidak hanya berfungsi sebagai tempat buang hajat. Sebenarnya ada banyak yang bisa digali dari tempat itu, namun bukan harta karun tentunya. Mari kita simak satu persatu secara seksama.

1. Smoking Room

Ruangan ini disediakan khusus bagi para perokok. Di dalam ruangan ini para penikmat rokok bebas menghisap asap hasil pembakaran berbatang-batang tembakau. Mereka bisa menghabiskan sepuasnya batang rokok yang mereka punya tanpa khawatir menimbulkan efek bagi para perokok pasif.

Larangan merokok di tempat umum yang sedang gencar-gencarnya dilakukan tidak mengurangi populasi perokok aktif. Mereka justru memutar akal agar bisa menyiasati bagaimana caranya bisa merokok. Muncullah ide untuk melakukannya di dalam toilet. Hal ini bahkan sudah menjadi kebiasaan para perokok sehari-hari. Ruangan ber-AC tidak memungkinkan seseorang menghabiskan sebatang rokokpun di dalamnya. Sebenarnya ada ruangan yang khusus di buat bagi mereka yang ingin merokok. Tapi di beberapa tempat, penggunaannya ditentukan hanya pada jam-jam tertentu saja misalnya saat jam istirahat makan siang.

Penggunaan toilet sebagai smoking room merupakan buah dari rasa ‘kecut’ yang ada di mulut para perokok di saat kerja, sedangkan jam istirahat tak kunjung tiba. Dengan alasan mau ke belakang si perokok membawa beberapa batang rokok di dalam sakunya. Ini bukan omdo bray, ane sendiri pernah lihat dengan dua mata saya yang kiri dan kanan saat bekerja di salah satu tempat dahulu. Tak jarang mereka melakukannya sambil menikmati BAB. Surga dunia katanya. Pantesan banyak puntung rokok berserakan di lantai toilet tempat ane kerja dulu. Kata mereka, kalo gak ngisep rokok otak ngga bisa mikir. Lah tapi kok udah ngisep berbatang-batang rokok otak mereka ga juga dipakai ya. Itu WC woy bukan smoking room!!!

2. Tempat Sampah Darurat

Buanglah sampah pada tempatnya. Slogan ini tentunya tak asing lagi di telinga anda semua. bagaimana tak asing, slogan ini selalu digembar-gemborkan bapak/Ibu guru semenjak TK bray. Mereka selalu menanamkan budaya bersih dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Mereka sering memberi contoh pada kita dengan kulit pisang. Mereka menceritakan dengan begitu sabar bagaimana akibatnya kalau kita membuang kulit pisang sembarangan. Kita akan terpeleset saat kita menginjaknya. Kita diimbau agar membuang sampah pada tempatnya.

Namun setelah anda dewasa yang katanya bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, cerita itu hanya berlalu begitu saja ibarat angin yang membawa sejuta kerinduan. Cerita kulit pisang itu dilupakan begitu saja. Anda membuang sampah seenaknya sesuka hati.

Toilet adalah salah satu tempat yang anda jadikan sebagai tempat sampah. Setelah menikmati suasana sunyi dalam WC sambil menghisap rokok, anda tidak membuang puntung rokok itu di tempat yang telah disediakan. Dengan ringannya anda melemparnya ke dalam lubang kloset kemudian menyiramnya sehingga ia hanyut bersama hajat anda. Ane juga heran dengan kelakuan remaja cewek yang nyleneh. Mohon maaf sebelumnya bagi para cewek2 unyu yang ada di muka bumi nih. Ane pernah lihat tulisan di dinding sebuah WC seperti ini: jangan buang pembalut ke dalam WC. Apa artinya?Tulisan ini ada tentunya karena ada kejadian sebelumnya. WC akan jadi mampet akibat benda itu.

3. Tempat Pelarian Para Pelajar/Mahasiswa

Bagi para pelajar, toilet tak hanya berfungsi sebagai tempat buang air. Ada fungsi lain yang bisa dimaksimalkan menurut mereka. Salah satunya adalah tempat bersembunyi. Saat anak-anak yang lain mengikuti upacara dengan jiwa nasionalisme yang membara, beberapa pelajar yang tidak menyukai mainstream memilih jalan lain. Mereka bersembunyi di toilet yang sunyi di pagi hari. Bapak tukang bersih-bersih WC sampai hafal dengan muka-muka itu karena tiap hari senin beliau bersua dengan mereka di tempat tersebut.

Saat anda menyandang status sebagai mahasiswa, tempat ini juga menjadi tempat favorit. Ketika anda kuliah pagi pasti pernah mengalami yang namanya rasa kantuk. Rasa itu semakin menjadi ketika anda diajar oleh dosen yang sudah sangat senior. Gaya mengajar yang dilakukan dengan membaca ratusan slide yang dibawakan dengan suara lirih penuh perasaan, membuat anda mengalihkan fungsi tangan anda sebagai bantal. Seakan-akan anda dininabobokan di dalam kelas oleh dosen anda. Ditambah lagi semalam habis begadangan nonton bola. Ini tak ubahnya sebagai pemindahan tempat tidur.

Dengan jiwa mahasiswa anda yang selalu menghargai dosen, anda meminta ijin ke beliau untuk pergi ke toilet. Dengan muka kucel dan tangan yang di basahi cairan bening dari mulut, anda berjalan keluar menuju tempat favorit anda, toilet. Setelah membasuh muka dan merapikannya anda tidak serta merta kembali ke kelas. Anda malah menuju ke kantin. Setelah menikmati jajanan yang dibeli anda balik lagi ke toilet untuk membersihkan mulut dengan tujuan agar tidak ketahuan dari kantin. Sungguh mahasiswa penuh taktik…

4. Tempat Mencari Inspirasi

Inspirasi akan datang ketika kita berada di tempat sunyi. Salah satu tempat itu adalah toilet. Anda rela menghabiskan waktu bermenit-menit di dalam toilet demi untuk mencari sebuah inspirasi. Sambil menikmati suasana sunyi di dalamnya inspirasi datang dengan sendirinya. Tak jarang seorang pencipta lagu bisa membuat sebuah lagu sehabis buang hajat. Sambil merenungi nasib yang dialami, ia berhasil menciptakan lirik lagu yang sungguh menyentuh kalbu.

Biasanya orang-orang buang hajat saat pagi hari. Toilet yang anda kunjungi setiap pagi itu bisa jadikan sebagai tempat menyusun rencana kegiatan di suatu hari. Di saat anda bingung melakukan kegiatan apa hari ini, anda dapat merencanakannya sambil duduk termenung di toilet. Seringkali muncul ide-ide kreatif untuk mengisi hari setelah anda mengunjungi tempat itu. Termasuk inspirasi dari tulisan ini bray, ane dapatkan ketika ada di toilet. hehehe

5. Gerbong Penumpang Alternatif

Anda yang gemar naik kereta api mungkin pernah melihat atau bahkan mengalami hal ini. Saat gerbong penuh dengan penumpang, sementara anda harus balik ke kampung halaman anda saat itu juga maka mau tidak mau toiletlah yang dijadikan sebagai tempat menumpang. Ini adalah suatu pemandangan yang biasa dilihat apalagi saat lebaran tiba. Seluruh orang perantauan berbondong-bondong ingin pulang kampung melepas segala kerinduan dengan anggota keluarga di rumah sana. Tentunya dengan barang bawaan yang berkardus-kardus.

Banyaknya jumlah penumpang ternyata tidak sebanding dengan kapasitas gerbong kereta yang terbatas. Yang terjadi adalah pengalihfungsian toilet di dalam kereta menjadi gerbong darurat demi terangkutnya seluruh penumpang. Anda tentu harus menerimanya walau pahit. Ini dilakukan agar anda dapat berjumpa dengan keluarga yang terpisah sekian lama. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

6. Tempat Syuting Film Horor

Sebuah toilet identik dengan suasana sunyinya. Tempat itu sepertinya mengandung banyak misteri. Suasana yang sunyi sepi itu membuat beberapa orang mengasosiasikannya sebagai tempat yang mencekam. Daya tarik toilet dengan suasana sepinya itu membuat sutradara berimajinasi untuk membuat sebuah film bernuansa horor.

horor

Sutradara yang tak jelas arahnya itu memanfaatkan toilet untuk lokasi syuting film bergenre horor. Ia memanfaatkan segala fasilitas yang ada di toilet untuk diolah menjadi sebuah film yang tak jelas maksudnya. Di wastafel misalnya, ketika mau membasuh muka tiba-tiba air yang keluar dari keran menjadi merah. Ini kenapa yak?Setelah dicium ternyata airnya bau cat.  Ternyata tangki penampungan airnya baru di cat merah. Belum kering kok udah diisi aja sih, gini deh jadinya hehehe.Di dalam kloset, saat orang masuk ke dalamnya tiba-tiba muncul tangan dari dalam kloset itu. Ane bingung, itu setan ngapain di dalam kloset?apa gak bau yak?berenang bersama hajat manusia. Ane gak habis pikir. Sungguh setan yang menyedihkan…

Sebenarnya boleh-boleh saja menggunakan toilet untuk berbagai kepentingan. Sejauh itu tidak menghilangkan fungsi utamanya sebagai fasilitas sanitasi yang dibutuhkan manusia ane rasa itu tidak masalah selama tidak merugikan orang lain. Yang penting adalah bagaimana kita menjadikan toilet sebagai tempat yang bersih, higienis dan nyaman baik bagi yang menggunakan maupun bagi lingkungan sekitar. Kebersihan harus selalu dijaga. Bukan apa-apa karena dari kebersihan itulah akan tercipta sebuah kesehatan yang sangat mahal harganya. Kebersihan juga sebagian dari iman. Oleh karena itu mari kita mulai hidup bersih tak usah muluk-muluk, mulailah dari kebiasaan kita sendiri, salah satunya saat sedang berada di toilet 😀

Hormat saya,

Advertisements

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s