Memperingati Minggu Gajian Nasional

Februari telah berlalu, Maret kini hadir menggantikan. Ketika kamu bilang pergantian ini terlalu cepat, wajar karena kemaren adalah bulan tersingkat dalam setiap tahun kalender. Di saat bulan yang lain memilih untuk hidup selama 30 atau 31 hari, bulan februari ingin beda dengan memilih 28 atau 29 hari. Perasaan sebulan kemaren tanggal 3, kok sekarang udah tanggal 3 lagi. hah?ya iyalah. Wah gak terasa yah…ini ane gak mimpi kan?coba tampol pipi ane pake sterofoam. eh jangan deh, entar sule dkk mau makan apa. Pekerjaannya ane rebut. hehe 🙂

Tahukah kamu di saat menurutmu waktu berjalan begitu cepat seakan kamu tidak merasakannya, apa yang dirasakan orang-orang yang merasakan sebaliknya?Selalu ada dua sisi yang berlawanan dalam kehidupan ini. Ada siang ada malam, ada lelaki ada perempuan, ada baik ada buruk, ada hitam ada putih, ada gula ada semut, ada kamu ada akyuh, aja-aja ada…Kamu bilang waktu berjalan begitu cepatnya, tetapi menurut beberapa orang serasa begitu lama. kenapa gak selesai-selesai sih hari ini. Kalau ada mesin yang bisa mempercepat waktu ane bayarin deh berapa aja. Sehari serasa setahun katanya. Ya memang begitulah hidup. Untuk orang-orang yang sibuk tak kenal  waktu, sebulan dirasa sangat cepat. Makannya kenalan dulu dong biar akrab. hehe. Untuk orang-orang yang terlalu senggang, tak ada kegiatan kreatif yang dilakukan mungkin waktu dirasa berjalan seperti siput yang jadi pengantin. Kamsud loh…???

Apapun yang terjadi awal bulan kini telah tiba. Berbagai harapan muncul membumbung tinggi ke angkasa. Sebagian besar pasti berharap agar bulan ini lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya. Terdengar klise memang. Tapi sejauh ini, itu adalah harapan bijaksana. Tidak mungkin ada yang berharap bulan ini lebih buruk dari bulan kemarin. Orang-orang di sekitar anda perlu khawatir jika anda berharap demikian.

Minggu pada awal bulan merupakan saat yang dinantikan banyak orang. Mereka yang sudah bekerja pasti akan mondar-mandir ke ATM. Mau ngapain?tentu saja melihat saldo tabungannya. Dengan penuh semangat mereka rela membentuk antrean menyerupai ular. Saat saldo belum bertambah juga mereka coba lagi di lain hari dengan begitu tekun. Semangat itu seakan menjadi layu ketika anda harus menerima bahwa saldo tabungan anda tak kunjung beranjak dari  5 digit angka dalam rupiah. Wah korban PHP ini. Bakar itu ATM…bakar…!!!

Hal yang berbeda akan dirasakan ketika saldo di rekening tabungan anda mengalami penambahan yang cukup signifikan. Akhirnya, gaji turun juga. Tuhan selalu mendengar doa hamba-hambaNya. Begitu kata mereka. Dengan kemantapan hati, mereka mengambil beberapa lembar kertas bergambar soekarno-hatta dari ATM. Ini membuat dompet tak bisa dilipat, kantong kresek jadi pilihan. Gila lu ndro naruh duit di kantong kresek gitu. Macem muntahan aja. Sambil mengusap keringat anda berkata inilah hasil jerih payah ane banting tulang belulang bekerja sebulan penuh.

Pusat perbelanjaan penuh sesak dengan orang pastinya. Bukan mau demo gara-gara mau ada penggusuran, tapi mereka mau menjajakan uang yang mereka punya. Troli-troli mereka isi dengan persediaan makanan selama sebulan mendatang. Seluruh bahan-bahan yang dibutuhkan dibeli tanpa melewatkan satu itempun. Berasa mau hibernasi aja bray. Tak jarang mereka juga membeli pakaian baru untuk menggantikan pakaian lama yang telah lapuk termakan oleh jaman.

Gajian di awal bulan juga akan berimplikasi pada kesejahteraan para mahasiswa, yang notabene belum bekerja. Mahasiswa selalu menantikan datangnya hari di awal bulan. Mereka bakalan rajin mengecek isi ATM mereka di minggu awal bulan. Saat saldo belum bertambah, mereka berkata kapan penderitaan ini akan berakhir?kenapa?kenapa?Tak ada jalan lain untuk bertahan hidup kecuali ngutang ke sana kemari. Rasa malu harus dibuang jauh-jauh kalo masih pengen hidup. Utang di warung makan, utang di toko, utang kepada teman yang tajir, dsb. Ini semata-mata untuk menyambung hidup bray. Hidup memang kejam…

Ketika uang kiriman datang, bahagia tiada tara mereka rasakan ibarat oase di tengah gurun pasir. Ini semacam berakit-rakit ke hulu berenang ke tepian. Syndrome akhir bulan yang diderita sebagian mahasiswa akan sirna ketika uang kiriman datang. Ngrebus mie instan ga pake telor jadi makanan sehari-hari ketika syndrome akhir bulan menyerang. Namun itu hanya akan menjadi masa lalu yang tentunya akan terulang kembali ketika akhir bulan datang. Semua penderitaan seakan sirna saat uang kiriman datang. Inilah saatnya perbaikan gizi…ayam, rendang, ayam, rendang, ayam, rendang. Itu main course andalan mereka sehari-harinya. Sekali-kali lah bray mumpung ada duit. Sekali-kali gimana?itu sudah berkali-kali dan bertubi-tubi breeee

Begitu pentingnya peran gajian bagi kemaslahatan kehidupan manusia sekarang ini. Dengan uang manusia bisa membeli apapun yang ia mau. Lantas kita menjadikan uang sebagai tuhan gitu?wah jangan sampai deh yah. Uang yang didapat dari gaji kita tentunya harus dimanfaatkan dengan baik. Bukan hanya buat beli barang-barang yang dibutuhkan, sedekah juga harus menjadi prioritas utama lho. Barang-barang boleh anda peroleh dari gaji kita, tapi kita lupa sedekah kepada orang-orang yang membutuhkan? Mudah-mudahan nggak gitu deh. Sangat tidak bijaksana ketika menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan sedangkan banyak saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan.

Manajemen keuangan yang baik perlu dilakukan untuk mengelola gaji yang kita terima. Uang yang kita terima harus dikelola sedemikian rupa sehingga setiap uang yang kita keluarkan tidak sia-sia terbuang percuma begitu saja. Tentunya dikeluarkan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain dong. Jangan sampai jadi kaya sehari miskin sebulan bray.

Sekian dan terimagaji 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Memperingati Minggu Gajian Nasional

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s