Warisan Kopassus

Kalo bicara kasus Cebongan kemaren pasti semua perhatian akan tertuju pada kopassus. Kali ini bukan karena prestasi kopassus yang menjadi perhatian tetapi karena sedikit tercorengya nama kopassus karena ulah segelintir oknum. Ane gak mau membahas lebih jauh mengenai kasus Cebongan ntar didor repot lagi bray. Biarlah diselesaikan oleh pihak yang lebih berwenang secara adil dan bijaksana.

Begitu nama kopassus menyeruak ke permukaan menyaingi nama eyang yang subur dan makmur, ane inget sama kegiatan Capacity Building. Oiya, ane kayaknya udah ngepost tentang kegiatan itu deh. Yang belum sempet baca, boleh ke sini dan kemari. Kegiatan itu semacam ‘pesantren kilat’ yang diselenggarakan oleh kopassus. Selama seminggu ane ditempa selama seminggu di markas kopassus di Cijantung.

Kalo yang ngikutin berita kemaren, kasus Cebongan itu dilatarbelakangi oleh jiwa korsa yang ada di setiap anggota kopassus. Jiwa kebersamaan sangat ditekankan oleh mereka bray. Kita harus merasakan apa yang teman kita rasakan. Seneng susah di tanggung bersama. Ya memang mereka yang terlibat dalam kasus itu tidak menerapkan jiwa korsa pada tempatnya. Gak dibenarkan melakukan perbuatan yang mereka lakukan.

Jiwa korsa ini sangat penting dalam membentuk kekompakan satu dengan yang lain. Guling-guling di tanah pernah ane rasain gegara kelakuan beberapa temen yang nglanggar aturan bray. Push up masal di atas jalan aspal juga pernah. Itu biar kompak katanya. Kekompakan tim merupakan harga mati yang gak bisa ditawar-tawar lagi.

Salah satu upaya untuk mewujudkan kekompakan yaitu dengan membuat yel-yel. Ane seneng banget waktu sesi ini. Pelatih dari kopassus mengajari kami beberapa yel-yel untuk membangun kekompakan tim. Selain biar kompak, yel-yel ini katanya juga bisa membakar semangat pasukan. Ane gak percaya gitu aja dong. Ane coba tuh sama temen2 satu kompi ane…

Awalnya sih susah banget bray. Gimana gak susah menyatukan segitu banyak orang biar kompak dalam satu gerakan dan satu suara. Belum selesai satu yel udah ada yang usul gimana kalo ditambahin ini aja. Trus yang laen usul buat nambahin yang lain lagi. Ah, gak bagus yang itu aja gimana. Kapan kompaknya kalo gini terus. Susah memang menyatukan banyak pemikiran. Kalo masing-masing orang ngotot gak bakalan selesai ini.

Setelah melalui suatu perdebatan yang hebat jadilah yel-yel hasil improvisasi dari yang diberikan pelatih kopassus. Tinggal nglatihnya biar kompak. Wah suara ane jadi ngerock abis bray. Teriak2 demi hasil yang maksimal. Sebenernya bisa aja sih cuma mangap-mangap doang tapi itu tindakan yang terlalu bodoh buat dilakukan. Ada pelatih yang keliling mengecek suara anak per anak. Bakalan ketauan deh tuh yang gak nyanyi. Ujung-ujungnya push up deh tuh.

Setelah lumayan kompak, kami gladi resik dulu kayak apa sih hasil latihan kami itu. Wah ternyata luar binasa bray. Ane yang ikutan dalam pasukan itu sampe merinding nyanyinya. Kami seakan-akan disiram dengan bensin dan dinyalakan dengan korek api membara ditengah-tengah yel-yel itu. Memang terbukti apa yang dikatakan kopassus itu. Semangat berkobar-kobar tak terbendung. Kami ibarat pahlawan yang sedang berperang di medan perang dengan semangat yang memuncak. Beh…Suara kami seakan membelah awan menuju ke angkasa. Daun-daun gugur berjatuhan akibat getaran suara kami. Suara kami layaknya petir yang menggelegar di angkasa kala itu. Luar biasa pokoknya. Itu masih gladi resik belum yang aslinya.

Setelah gladi resik tiba saatnya kami unjuk kebolehan menampilkan yel-yel yang telah dilatih berhari-hari. Kami berlomba dengan kompi lain. Kompi ane kebetulan mendapat giliran terakhir. Penampilan setiap kompi dengan yel-yelnya masing-masing itu menjadi penutup rangkaian acara yang diselenggarakan kampus ane bekerjasama dengan kopassus. Dengan semangat yang berkobar-kobar kami menampilkannya disaksikan para civitas akademika dan anggota kopassus tentunya. Penasaran kayak apa penampilan kita?lihat aja video di bawah bray…Oiya videonya di pecah jadi tiga bagian tuh.
Selamat menyaksikan! 😀

Masih kurang? Lanjut bray!!!Hobbbaaaah… 😆

Cuma gitu doang? hey liat part yang terakhir dong. Ada gangnam stylenya tuh eh kompi Charlie style deng.. 😆

Gimana bray? puaskah?#lho. Ngliat ane gak? nggak ya? coba perhatikan lagi secara saksama dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja. Emang ane agak gak keliatan bray. Lagi menghindari sorotan paparazi. Ane di tengah-tengah tuh bray yang pake topi hitam, kemeja putih, celana hitam, dan sepatu hitam. Kalo sudah ketemu segera kirimkan biodata diri anda ke redaksi cikibray yang tertera di samping. Hadiah menarik menanti anda.
Semoga beruntung 😀

Salam Komando!

Advertisements

10 thoughts on “Warisan Kopassus

  1. mastursongenep says:

    Saya Tetap mendukung institusi itu, tapi Oknom yang membantai 4 org tahanan tersebut tetap perbuatan kejam

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s