Terbengkalai dan Berceceran

Sudah enam bulan jalan, hampir tujuh bulan
Semenjak menanggalkan status mahasiswa menjadi alumni
Di kampus penuh teka-teki itu
Hamil ya?
Gak, emang ane cowok apaan
Satu semester yang penuh dengan kesabaran
Dibiarkan terbengkalai begitu saja
Seperti bunga pasir yang ditinggal pemiliknya
Berceceran di luar sana
Demi menyamarkan masa-masa sulit ini

Birokrasi berbelit-belit itu mungkin
Mereka sudah berusaha untuk cepat pun siapa yang tau
Itulah yang nampak dari luar
lamban…
Namun biarlah mereka bekerja dengan sebaik-baiknya
Biarlah kami mengelus dada
Walaupun gak tau itu dada siapa
Banyak yang bilang menunggu bukan cara terbaik
Tapi saat ini itu adalah pilihan yang paling tepat
Entah kapan datangnya kepastian yang selalu tertunda itu
Besok mungkin
Kalo gak, lusa mungkin
Kalo gak, lusanya lagi mungkin
Begitu seterusnya
Optimis

Gak ada yang gak percaya datangnya hari itu
Hari yang selalu dinanti satu angkatan
Yakinlah penempatan pasti akan datang
Suatu hari nanti…
Bersabarlah…
Bersyukurlah…
Keep calm and stay cool 🙂tunggu

Advertisements

3 thoughts on “Terbengkalai dan Berceceran

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s