Demonstrasyong

Seru banget nonton berita kemaren. Di sini demo di sana demo dimana-mana ada demo. Dimana-mana? Gak deng, cuma di beberapa tempat saja. Wah rame bener bray kayak film action gitu, pemainnya sih gak terkenal-terkenal amat. Wajah per wajah satu pun gak ada yang ane kenal, lah sebanyak gitu yang maen. Ekspresi mereka pun sangat alami gak ada yang dibuat-buat. Kalo mukul ya bener-bener mukul, yang dipukul ya bener-bener kena pukul, lebam, bonyok, berdarah, babak belur. Totalitas. Ini demo atau sumo?

BBM, BBM, dan BBM…ya gitu deh. Demo BBM gara-gara harganya mau naik lagi. Tinggal nunggu tanggal mainnya aja sih sebenernya. Lahh terus ngapain demo? Biar keren bray, masuk TV. Kapan lagi bisa berantem sama polisi. Nglemparin polisi sesuka hati tanpa beban. Ngeblokir jalan, ngerjain para pengguna jalan. Banjir aja bisa bikin macet kenapa pendemo gak bisa. Ambil tuh ban bekas di bengkel tambal ban, bakar, taruh di tengah jalan. Mari bernyanyi.  Pecahin tuh kaca toko pinggir jalan suka-suka seenak udel. Bukan toko bapak, bukan punya ibu, gak tau tuh toko punya siapa pokoknya rusakin aja biar rame. Biar keren.

Ane semakin bingung dengan mahasiswa unyu itu. (unyu?hueeeek). Udah bingung dengan kealayan tambah bingung lagi sama kelakuan mereka. Berkoar-koar, teriak-teriak berasa di hutan belantara yang suara tetesan air pun bisa menggema ke mana-mana. Kurang kenceng? pake toa sekalian biar dunia mendengar. Okeh, mereka ane akui sedang menyampaikan pendapat. Ya, setiap warga negara kan berhak menyampaikan pendapat secara lisan dan tulisan. Itu ada di undang-undang. Mereka berusaha menyampaikan aspirasi rakyat yang akan semakin menderita ketika BBM dinaikkan.

Betapa tidak?  Hampir semua aspek kehidupan masyarakat tergantung sama BBM. Motor jalan pake BBM, bus dan angkot juga gitu. Truk buat ngangkut sembako sampai ke pasar juga pake BBM. Pembangkit listrik juga. Industri-industri jalan berkat BBM. Sampe berkirim pesan pun via BBM (bagi yang menjalankan). Nah, saat harga BBM dinaikan apa yang terjadi sodara-sodara? Harga-harga barang/jasa lainnya juga akan ikut-ikutan naik. Ongkos angkot naik, harga sembako mahal, harga barang-barang lain juga akan ikut mahal. Saat penghasilan masyarakat dianggap tetap maka daya beli masyarakat akan menjadi semakin berkurang. Masyarakat menangis?entah…

Itulah yang berusaha diperjuangkan para pendemo yang notabene adalah mahasiswa. Berusaha membela nasib rakyat-rakyat miskin yang semakin tercekik oleh harga BBM. Mereka begitu semangat menyuarakan penolakan terhadap kenaikan BBM. Jerit sana teriak sini gembar gembor dengan jiwa muda yang masih berkobar. Sangking semangatnya mereka rusuh, ribut, bikin macet, bakar ban, pecahin kaca, merusak apapun yang ada didepannya, membabi buta. Berantem gak jelas sama aparat kepolisian. Bonyok-bonyok kena tonjok. muka tak karuan digamparin aparat. Baju sobek-sobek, dipinggir jalan, nyanyi-nyanyi, berlarian, teriak-teriak, lempar batu. Dimana rumahku?dimana rumahku? 😆

Setelah semua kerusakan yang telah kalian perbuat terus kalian mengira diri kalian sangat keren sekali? Ah, sudahlah Alejandro, kau telah menghianati hati Esmeralda :lol:. Rakyat miskin sebelah mana yang kalian wakili untuk melakukan kerusuhan dan kerusakan kayak gitu. Mereka menyuruh kayak gitu? Gak deh kayaknya. Gak ada yang mau kalian bikin rusuh semacam itu, tapi ya karena kalian memiliki kreatifitas yang sangat tinggi itu semua bisa terjadi. Semacam improvisasi lah biar ada greget dikit. Mencoba heroik atau jangan-jangan kalian pengen mengulang tragedi 1998 silam, menggulingkan sebuah rezim pemerintahan menuju reformasi. Hey, gak cukup banyak yang sepaham dengan pikiran kalian.

Terus apa yang didapat? BBM gak jadi naik ya? belum. Sabar aja pasti naik kok, jangan kuatir. Terus apa yang dihasilkan? waduh kaca-kaca pada pecah cuy. Toko-toko banyak yang rusak. Siapa yang rugi? Muka yang tadinya nestapa sekarang menjadi-jadi. Babak belur, lebam-lebam, bonyok, berdarah, beberapa gigi ilang entah kemana. Gejala penuaan dini. Belum lagi kalo keberuntungan gak berpihak, ditangkap oleh aparat, ditahan. Siapa yang rugi? Bandar togel.

Demo sih boleh-boleh saja asal jelas tujuannya untuk apa dan disampaikan dengan cara yang baik dan benar sesuai ejaan yang disempurnakan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Membuat sebuah forum untuk mendiskusikannya dengan pihak-pihak yang terkait jauh lebih baik. Gunakan kemampuan berargumentasimu dengan baik seperti yang telah diajarkan di bangku sekolah. Meskipun ane rasa itu gak akan berpengaruh banyak pada keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Tapi setidaknya gak ada yang dirugikan akibat kerusakan-kerusakan yang malah menjadikan keadaan menjadi semakin buruk. Lagian dengan ribut-ribut pun aspirasi yang berusaha dikemukakan belum tentu tersampaikan dengan baik kepada pemerintah. Berharap pak presiden menghampiri kalian dan bertatapan langsung dengan kalian di luar sana sedangkan kalian berbuat kerusakan kayak gitu? Mustahal.

Sebelum melakukannya pikirkan matang-matang. Gimana kuliahmu? Wah mbolos-mbolos gitu. Di kelas aja bawa bantal, tidur nyenyak. Eh, lagi skripsi ya? gimana kabarnya? terbengkalai gitu seperti feses yang lupa disiram. Mungkin kamu sengaja ya? biar lama di kampus gitu. Kasian orang tuamu yang susah payah membiayaimu, nak. Camkan itu!!! Sebelum negara api mulai menyerang dan tidak ada satu pun yang bisa menolongmu. Daripada demo gak jelas, lihat tuh banyak mahasiswi yang membutuhkan kebahagiaan dan itu tugasmu wahai mahasiswa… 😀

Advertisements

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s