Pelarian

Berada dalam limpahan waktu bukanlah alasan yang baik untuk menciptakan sebuah penundaan. Berleha-leha terbuai waktu-waktu yang terhambur. Seperti jutaan partikel debu yang beterbangan di udara yang oksigennya begitu berlimpah. Masuk ke paru-paru begitu mudahnya.

Ada saat-saat dimana kamu menyebut ini nikmat yang jarang dirasakan orang lain. Benar-benar beruntung berada dalam limpahan waktu seperti itu. Itu adalah dambaan mereka yang selalu bergelut dengan sekat-sekat waktu. Berlomba, berpacu, untuk mencapai suatu target dalam suatu batas waktu. Mungkin mereka iri. Namun adakalanya kamu lebih iri. Rasanya waktu terasa lebih bermanfaat jika kamu memperlakukan waktu seperti mereka. Mengerjakan sesuatu yang berhasil guna dengan memaksimalkan setiap detik yang terus melaju.

Berlimpahnya waktu tak cukup menjamin kamu untuk dapat mengoptimalkannya dengan baik. Melakukan sebuah kegiatan yang membuat kamu tidak merasa iri dengan mereka yang hanya punya sejengkal waktu. Terlalu naif untuk tidak melakukan pelarian. Bukan menghindar dari kebingungan memanfaatkan waktu tetapi berusaha mendapatkan energi penyemangat itu perlu.

Saat limpahan waktu terlalu lama berkuasa.

Advertisements

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s