CAT : Satu Klik Rasa Gado-Gado

Perhelatan yang ane nantikan akhirnya tiba juga. Bukan cuma ane deng yang nunggu banget. Ada sekitar 3000-an lebih orang yang bergabung bersama ane. Itulah TKD, Tes Kompetensi Dasar. Inilah hari penentuan nasib ane. Pembuktian bahwa penantian yang panjang tak akan sia-sia begitu saja. Segala daya dan upaya udah ane kerahkan untuk ujian yang satu ini.

Hari itu sangat mendebarkan. Ane seperti berada di sebuah pertempuran antara hidup dan mati. Kalo lolos ya hidup kalo gak ya gitu deh. Malam sebelumnya sengaja ane luangkan buat istirahat biar fit waktu hari pertempuran tiba  esoknya. Ya baca-baca dikit lah sekedar buat nenangin hati aja sih. Dan ane dapet kabar dari yang ujian hari pertama, bahwa skor akan muncul langsung setelah ujian selesai. Gimana gak tambah rusuh hati ini. Daripada ngebayangin yang enggak2, ane memutuskan tidur cepat. :mrgreen:

Hari itu tiba. Ane udah siap di depan komputer 9 dimana ada di baris kedua ruang ujian. TKD seperti yang udah diinformasikan sebelumnya, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).  Jadi, gak ada lembar soal maupun lembar jawab yang dibagikan ke peserta. Yang ada di depanmu hanyalah sebuah personal computer dengan mouse di atas meja. Soalnya ada di sistem dalam komputer yang terintegrasi dengan server. Soalnya sih pilihan ganda doang. Tapi ini gak sedoang yang kau kira.

Ane ketikkan NPM buat log in dan ane tekan enter, dan… jeng…jeng…welcome to the jungle. Soal no.1 muncul dan ane gak tau ini soal apaan. Skip dulu. Soal no.2 gak jauh beda, skip lagi. soal 3,4,5,6 juga serupa. Skip menjadi idola buat di klik waktu itu. Okelah ini bener-bener di luar prediksi. Sama sekali beda sama soal-soal latihan yang ane pelajari. Tapi ane harus segera menguasai keadaan. Tenang, tarik napas, fyuuuh.

Satu per satu soal ane raba dan jawab semampunya. Yang susah-susah tinggal dulu. 100 soal harus selesai dalam 90 menit. Ane berhasil menyelesaikan proses scaning 100 soal. Setelah ane lihat lagi. Tidakkk…ane meninggalkan banyak lubang. warna merah (belum dijawab) masih banyak gitu, lah ijonya kemana? apa yang telah ane lakukan tadi? Kamu Cuma mengantuk pak…

Okeh. Ane masih saja mencoba menguasai keadaan tak terduga ini. Tenang…Ulang lagi dari awal. Kerjakan yang belum, segera! atau hidupmu akan berakhir nak…

Ane peras otak berusaha menyelesaikan pemahaman soal-soal yang asing sekali. Beberapa soal ane mengerti maksudnya tapi kok ya jawabannya gak ada yang ane ngerti. Lah sama aja boong bray. Yang penting tau jawabannya. Sementara itu countdown timer di monitor komputer  terus menghitung mundur. Yaelah jangan cepet-cepet kali ngitungnya. Bisa sabar dikit gak sih. Gak tau pusing apa yak. Sayang banget gak bisa di pause itu timer.

Waktu yang tersisa tinggal 30 menit dan ane masih banyak meninggalkan lubang merah, tanda soal belum dijawab. Ane coba lagi ubek-ubek soal-soal itu. Beberapa ada yang ketemu jawabannya, beberapa ragu, dan sisanya sama sekali gak tau. Mungkin ini saatnya ane keluarkan jurus pamungkas.

Ane lihat tuh pilihan soal dari a sampai e. Ane lihat betul-betul tanpa sedikit pun berkedip. Konsentrasi dan fokus. Perlahan cahaya berbinar keluar dari satu opsi. Mata ane dapat menangkapnya dengan jelas. Ane mantapkan hati dan memutuskan mengkliknya. Yak, itu jawabannya. Mudah-mudahan. Hal yang sama ane lakukan pada soal-soal yang jawabannya terlalu canggih. Menjawabnya pun harus dengan cara yang canggih dong.

Dua menit terakhir ane menyisakan 4 soal yang belum terjawab. Itulah soal yang bener-bener ane anggap memiliki tingkat keabsurdan tertinggi . Klik demi klik ane arahkan ke opsi yang ane anggap paling masuk akal. Yak sisa satu soal. Degup jantung ane kian cepat. Saatnya mengakhiri semua ini. Klik! semua sudah terjawab.

Sekarang keputusan terberat dalam hidup ane. Klik “Selesai Ujian”

Muncullah kotak dialog “Apa anda yakin ingin menyelesaikan ujian? Ya| Tidak”

Sekejap pikiran ane melayang jauh ke sana. Ane ingat kedua orang tua ane, kakak, adek, dan semua orang yang ane sayangi. Semua orang yang mendukung dan peduli kepada ane. Gimana kalo ane gagal?gimana kalo nanti setelah mengklik “Ya” ternyata skor ane belum mencapai batas minimal. Ane takut mereka kecewa. Pikiran ane campur aduk gitu. Gak karuan.

10 detik lagi. Ane tunggu aja deh sampe ujian selesai.

Dan…jeng…jeng…

Skor keluar!

Yang terlihat pertama kali adalah angka 140. Ane mematung. Sesaat aliran darah ane serasa berhenti. Keringat keluar. Jantungpun serasa meletup.

Padahal nilai minimal yang harus dilewati itu 275. Gimana gak rusuh hati ane?

hey sebentar!

Ane perluas lagi sorotan mata ane. Ternyata eh ternyata…

Itu cuma nilai dari salah satu bagian saja. Alhamdulillah. Lolos… 🙂
Fyuhhhh…

Sumpah ini ujian kayak naik tornado, pusing, mules, pengen muntah…
Luar biasa sensasinya

Kalian harus coba! 😀

Advertisements

2 thoughts on “CAT : Satu Klik Rasa Gado-Gado

Komentar mereka

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s