Bukan Salah Tukang Cukur: Pangkas Rambut Cinta Remaja (AC) dan Bahagia

Jarang-jarang ane pergi ke tukang cukur di tengah pekan. Biasanya sih akhir pekan. Kalo gak sabtu ya minggu. Triggernya sebenernya berawal dari komentar teman sekantor ane.

Entah mengapa tiba-tiba temen sekantor ane bilang,”Mas, jangan lupa bahagia ya”.
“Kenapa?”, sahut ane.
Namun tak sepatah katapun keluar dari mulut temen ane. Tersenyum lalu berlalu. Temen yang gak jelas.

Indikator pertama yang digunakan untuk menilai kebahagiaan seseorang adalah raut wajahnya. Dan ane berasumsi bahwa wajah ane tidak mencerminkan orang yang sedang bahagia. Berangkat dari situlah ane bergegas menuju ke ruang sebelah. Di situ ada cermin.

Apa yang ane lakukan?

Ya, berdiri didepannya dan mematung beberapa saat. Ane coba tersenyum. Okeh, mungkin ini tindakan yang konyol. Orang boleh bilang ane gila.
Setelah ane lihat dengan seksama, yang tampak di cermin adalah sosok manusia dengan penampilan yang menyedihkan, tak terawat, kumal, dan terkesan jarang mandi. Sumber dari segala sumber permasalahan itu ada pada rambut ane. Beberapa orang memang terlihat keren dengan rambut panjang. Ane? Busuk… Continue reading

Advertisements

[Bukan] Salah Tukang Cukur: Tipis di Samping Tajam di Atas

Setiap tukang cukur punya kapabilitas masing-masing dalam setiap mencukur rambut pelanggannya. Gak mungkin dia buka usaha pangkas rambut tanpa dibekali kemampuan mumpuni.Namun entah kenapa setiap pergi ke tukang cukur, di benak ane selalu timbul keraguan. Apakah si tukang cukur bisa menunaikan tugasnya dengan gemilang? Pertanyaan itulah yang selalu mengaung di benak ane ketika memutuskan akan pergi ke tukang cukur. Ane selalubertanya-tanya dalam benak mengenai kapabilitasnya dalam mencukur.


Continue reading

[Bukan] Salah Tukang Cukur : Hey Botak !!!

Setiap tukang cukur punya kapabilitas masing-masing dalam setiap mencukur rambut pelanggannya. Gak mungkin dia buka usaha pangkas rambut tanpa dibekali kemampuan mumpuni. Namun entah kenapa setiap pergi ke tukang cukur, di benak ane selalu timbul keraguan. Apakah si tukang cukur bisa menunaikan tugasnya dengan gemilang? Pertanyaan itulah yang selalu mengaung dibenak ane ketika memutuskan akan pergi ke tukang cukur. Ane selalu bertanya-tanya dalam benak mengenai kapabilitasnya dalam mencukur.


Continue reading

[Bukan] Salah Tukang Cukur

Pernahkah anda potong rambut?hah, pertanyaan yang aneh. Ane harus jawab belum pernah gitu?trus yayasan MURI menobatkan ane sebagai manusia dengan rambut terlebat di Indonesia dan ane masuk acara “penjualan tiket hari H” di tipi itu? Apa kata tukang cukur ane!!!gimana perasaan tukang cukur yang pernah memotong rambut ane?Betapa galaunya hati mereka dikhianati seperti itu. Seperti inikah balasan atas jasa yang telah mereka berikan selama ini. Ane tanpa mereka butiran debu bray…. Continue reading